PURBALINGGA, SINDONEWSJateng.Com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Raharja Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan perannya sebagai motor penggerak perekonomian desa melalui pengembangan sejumlah unit usaha yang berbasis potensi lokal dan kebutuhan masyarakat.

Sejak memperoleh legalitas badan hukum pada Mei 2025, BUMDes Mitra Raharja mulai melakukan penataan dan pengelolaan berbagai sektor usaha desa secara lebih terstruktur. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga Desa Kutabawa.

Ketua BUMDes Mitra Raharja, Suroso, mengatakan bahwa saat ini pihaknya mengelola sejumlah unit usaha strategis yang diarahkan untuk mendukung sektor pertanian, pelayanan masyarakat, hingga pengembangan wisata desa.

“Beberapa usaha yang kami jalankan meliputi ketahanan pangan, toko sarana produksi pertanian (saprotan), pembibitan sayuran, layanan internet desa, Sub Terminal Agribisnis (STA), serta pengelolaan kawasan paralayang di Wisata Telkom Kutabawa,” ujar Suroso saat ditemui, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, seluruh unit usaha tersebut dikembangkan dengan tujuan memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi desa.

Salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan adalah layanan internet desa. Hingga Februari 2026, jumlah pelanggan tercatat mencapai 115 pengguna yang berasal dari kalangan rumah tangga, pelaku usaha, maupun fasilitas umum di wilayah Kutabawa dan sekitarnya.

Selain menyediakan akses internet yang terjangkau, BUMDes juga berupaya memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan kebutuhan saprotan dan pembibitan sayuran berkualitas. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu membantu petani memperoleh sarana produksi dengan lebih mudah dan efisien.

Sementara itu, aktivitas perdagangan di kawasan Sub Terminal Agribisnis (STA) juga terus berkembang. Para pedagang berharap adanya peningkatan fasilitas pendukung guna menunjang kenyamanan dan kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Salah seorang pedagang, Nur Rohmat, menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan daya tarik kawasan STA.

“Kami berharap akses jalan diperbaiki, penerangan ditambah, keamanan ditingkatkan, area parkir ditata lebih baik, serta pintu masuk kawasan diperbarui agar pengunjung semakin banyak datang,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Suroso menegaskan bahwa BUMDes akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan secara bertahap.

“Kami terbuka terhadap saran dari masyarakat maupun para pedagang. Semua masukan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan dan pengelolaan unit usaha dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar,” jelasnya.

Didukung potensi pertanian dataran tinggi yang melimpah serta perkembangan sektor wisata alam yang menjanjikan, BUMDes Mitra Raharja optimistis mampu menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Keberadaan BUMDes Mitra Raharja saat ini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha desa, tetapi juga menjadi simbol semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Kutabawa dalam membangun desa yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.

(Redaksi SINDONEWSJateng.Com)