SINDONEWSJateng.Com | Pemalang, Jawa Tengah – 1 Juni 2026 – Ratusan santri dan santriwati yang masih menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang, bersama puluhan kiai, ustaz, dan ustazah, memadati halaman pondok pesantren dalam rangka mengikuti kegiatan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang yang digelar dengan khidmat pada Minggu, 31 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang mengikuti rangkaian pengajian umum bersama para jamaah. Pengajian diisi oleh KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq, ulama Nahdlatul Ulama asal Lamongan.

Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pondok Pesantren Salafiyah Kauman atas kontribusinya dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat dan menjaga moral bangsa. Tradisi keilmuan yang terus dijaga hingga saat ini menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya.

Menurut Bupati, kegiatan haul tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para masyayikh dan pendiri pesantren, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan zaman yang semakin kompleks, bangsa Indonesia tetap kokoh berkat nilai-nilai luhur budaya bangsa serta peran besar para ulama dan pesantren dalam menjaga akhlak masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Anom menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mulai dari nilai ketuhanan hingga keadilan sosial.

“Kami meyakini pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlakul karimah serta mampu menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

Melalui kegiatan haul tersebut, para hadirin juga diajak untuk meneladani perjuangan, ketulusan, dan keikhlasan para masyayikh dalam berdakwah serta mendidik umat.

Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri para alim ulama, kiai, santri, alumni, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati Anom juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan para pendiri dan masyayikh pesantren agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan para ulama dengan penuh keistiqamahan dalam menebarkan ilmu dan kebaikan.

Keberadaan pondok pesantren di berbagai daerah diharapkan mampu terus meningkatkan kepercayaan publik sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berwawasan luas, serta memiliki akhlakul karimah, khususnya di kalangan umat Islam.

Penulis: Susmono (Ramsus)

Sumber: Pimpinan dan jajaran ustaz/ustazah Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang serta Diskominfo Kabupaten Pemalang.