SINDONEWSJateng.Com | PEMALANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pemalang menggelar Konferensi Kerja Tahun Kedua Masa Bakti XXIII di Gedung PGRI Kabupaten Pemalang, Jalan Cipto Mangunkusumo, Senin (1/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus PGRI tingkat provinsi dan kabupaten, unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta perwakilan PGRI dari 14 kecamatan di Kabupaten Pemalang.

Mengusung tema “Meningkatkan Solidaritas dan Solidaritas Berkelanjutan”, konferensi kerja ini menjadi momentum evaluasi program sekaligus penyusunan langkah strategis organisasi dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota DPD/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah sekaligus Wakil Ketua Komite I DPD RI, Muhdi; perwakilan PGRI Provinsi Jawa Tengah, Mualif; Ketua PGRI Kabupaten Pemalang, Slamet; Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang, Supa’at; serta jajaran pengurus dan bidang-bidang organisasi PGRI Kabupaten Pemalang.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa pembuka, laporan panitia, serta sambutan dari sejumlah pejabat dan pengurus organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Pemalang, Slamet, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir serta seluruh pengurus yang telah berkontribusi dalam menjalankan program organisasi.
“Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian dalam Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Pemalang Tahun Kedua Masa Bakti XXIII. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam memajukan pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, semangat solidaritas yang kuat menjadi modal utama bagi para guru untuk menjalankan tugas dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pemalang.
Slamet juga menegaskan bahwa PGRI Kabupaten Pemalang akan terus menjaga marwah organisasi sebagai wadah perjuangan profesi guru, organisasi ketenagakerjaan, dan organisasi perjuangan.
Selain itu, berbagai program peningkatan kompetensi guru telah dilaksanakan melalui badan kelengkapan organisasi, asosiasi profesi, serta kegiatan pengembangan karakter dan pembelajaran praktik baik.
“PGRI Kabupaten Pemalang juga telah mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang kini digunakan di sejumlah sekolah sebagai alternatif pengganti Lembar Kerja Siswa (LKS), sejalan dengan program LKS gratis yang menjadi salah satu misi Pemerintah Kabupaten Pemalang,” jelasnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Pemalang yang diwakili Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang, Supa’at, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi kerja tersebut dan berharap PGRI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Muhdi yang sekaligus menyampaikan arahan kepada seluruh peserta konferensi.
Sebagai penutup, para peserta disuguhi penampilan Tari Grombyang, tarian khas Kabupaten Pemalang yang menambah semarak suasana kegiatan.
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Pemalang Tahun Kedua Masa Bakti XXIII diharapkan mampu menghasilkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru di Kabupaten Pemalang.
Penulis: Susmono (Ramsus)
Sumber: Ketua dan Jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Pemalang
