SINDONEWSJateng.Com | PURBALINGGA, 31 Mei 2026 – Nama Turdi mulai menjadi perhatian masyarakat Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Pria yang tinggal di RT 04 RW 07 Desa Cipaku ini dikenal sebagai Ketua RT sekaligus Owner Bengkel Turdi Mobil, usaha yang telah dirintis dan dikelolanya sejak tahun 2017.

Dengan pengalaman memimpin di lingkungan masyarakat serta mengelola usaha secara mandiri, Turdi dinilai memiliki kemampuan dalam membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan, dan memahami kebutuhan warga dari berbagai kalangan.

Menjelang Pemilihan Kepala Desa Cipaku tahun 2027, Turdi menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah desa harus menjadi pelayan masyarakat yang mampu memberikan solusi atas berbagai kebutuhan warga.

Selain peningkatan layanan publik, Turdi juga menaruh perhatian besar pada sektor ketahanan pangan. Ia menilai Desa Cipaku memiliki potensi besar sebagai desa pertanian karena didukung lahan yang subur dan sumber daya alam yang melimpah.

“Potensi pertanian Desa Cipaku sangat besar. Jika dikelola dengan baik dan didukung program yang tepat, sektor pangan dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Turdi juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan desa. Menurutnya, setiap pergantian kepemimpinan hendaknya tidak memutus program-program yang telah berjalan baik. Pembangunan harus dilakukan secara berkesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Salah satu perhatian yang disampaikannya adalah terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, hingga saat ini BUMDes belum menunjukkan hasil yang optimal bagi masyarakat. Ia menilai salah satu penyebabnya adalah perubahan kebijakan setiap terjadi pergantian kepemimpinan sehingga program yang dirintis belum sempat berkembang secara maksimal.

“Kita perlu membangun sistem yang berkelanjutan. Program yang sudah baik harus diteruskan dan dikembangkan, bukan dimulai kembali dari awal. Dengan begitu, BUMDes bisa menjadi penggerak ekonomi desa yang benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai seorang Ketua RT dan pelaku usaha lokal, Turdi dikenal dekat dengan masyarakat, pekerja keras, serta memiliki semangat gotong royong yang kuat. Berbekal pengalaman tersebut, ia berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Desa Cipaku yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Harapan saya sederhana, Desa Cipaku terus berkembang, pelayanan semakin baik, ketahanan pangan semakin kuat, dan perekonomian masyarakat terus tumbuh melalui pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya saat ditemui awak media.

(Tim Redaksi)