SINDONEWSjateng.com, Pekalongan – Jawa Tengah ( 12 / 1 / 2026 )

Memiliki kawasan yang tidak kumuh akan tetapi kawasan tersebut bersih , asri pastilah menjadi dambaan semua pemegang kebijakan wilayah yang ada di tiap – tiap pemerintahan baik di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten .

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah terlihat dalam Rapat Koordinasi ( Rakor ) yang dilaksanakan pada hari Senin 12 Januari 2026 .

Wakil Bupati Pekalongan Sukirman memaparkan materi dalam rapat penyelenggaraan penanganan kawasan kumuh yang digelar Pemprov Jateng di Hotel KHAS Semarang,.

Adapun konsep penataan kawasan kumuh berbasis keunggulan geografis, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal.

Dalam keseriusan serta keinginan membangun wilayah tidak kumuh Pemkab Pekalongan menyiapkan satu desa sebagai percontohan penanganan kawasan permukiman kumuh .

Dalam presentasi penyelenggaraan penanganan kawasan kumuh tahun 2026.

Desa yang dipilih sebagai proyek percontohan dinilai memiliki potensi , harus dikembangkan secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Pekalongan mengatakan
“Kami telah membentuk tim khusus, untuk mengikuti proses penilaian tingkat provinsi tersebut,

Tidak hanya menitikberatkan pada perbaikan fisik permukiman, tetapi juga pada upaya peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.” ujarnya .

“Kami mengambil satu desa sebagai pilot project penanganan kawasan kumuh dengan mempertimbangkan aspek geografis, sosial, dan ekonomi ” jelas Wakil Bupati Pekalongan

“Harapannya, desa percontohan ini dapat menjadi model penataan kawasan kumuh di Kabupaten Pekalongan,” harapnya .

(Ramsus)