SindoNewsJateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 20 /:03 / 2026 )
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif melakukan monitoring pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H di sejumlah pos pengamanan, Rabu (18/3/2026) malam.
Dari hasil pemantauan di sejumlah titik, seperti Alun-Alun Pemalang, Pertigaan Blandong Comal, hingga Pos PAM Terpadu Gandulan, kondisi lalu lintas terpantau lancar dan aman.
“Alhamdulillah lalu lintas baik dan lancar, serta keamanan masih bisa terpelihara dengan baik. Koordinasi antar petugas juga berjalan sangat baik dan hingga saat ini belum ditemukan titik kemacetan di wilayah Kabupaten Pemalang,” ujar Bupati Anom.
Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan petugas sekaligus menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Pemalang.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada para petugas dari berbagai unsur, seperti Dinas Perhubungan, TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, dan instansi terkait lainnya.
Pemberian ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik.
Bupati Anom menyampaikan bahwa monitoring dilakukan bersama jajaran Forkopimda guna menciptakan kondisi yang aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik agar selalu tertib dan saling menghormati sesama pengguna jalan. “Mari kita ciptakan tepo seliro di jalan, jangan egois, utamakan keselamatan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menjelaskan bahwa sejak Selasa (18/3/2026) pukul 00.00 WIB telah diberlakukan sistem one way nasional dari KM 70 Cikatama hingga KM 414 Kalikangkung. Hingga saat ini, sistem tersebut masih berjalan dengan kondisi lalu lintas yang terkendali.
Ia menambahkan, situasi di jalur tol dari arah Jakarta menuju timur terpantau lancar, termasuk di rest area KM 319 B yang tingkat keterisiannya masih sekitar 25 persen. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kesiapsiagaan mengingat puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada malam hari hingga esok hari.
“Petugas kami siaga 24 jam, baik di jalur tol maupun arteri Pantura. Kami juga mengantisipasi potensi kecelakaan dan kemacetan, seluruh personel dan sarana sudah kami siapkan,” tegasnya.
( Ramsus )
