SindoNewsJateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 17 / 03 / 2026 )
Pemerintah Kabupaten Pemalang dari semua kedinasan termasuk institusi negara diwilayah tersebut berkumpul di ruangan Sasana Bakti Praja untuk mengikuti High Level Meeting Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahun 2026 dengan mengambil tema Kendalikan Inflasi Daerah Dalam Kesiapan IdulFitri 1447 H .
Hadir pada acara , antara lain :
* Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
* Wakil Bupati Pemalang Nurkholes
Agenda acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pemalang juga diikuti Kepala Dinas – Kepala Dinas ( Kadis ) dalam Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Pemalang berlangsung pada sekitar pukul : 09 : 00 WIB berlokasi di Gedung Sasana Bakti Praja, pada hari Senin 16 Maret 2026.

Kegiatan HLM TPID tersebut digelar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk memperkuat kesiapan pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M.
Dalam arahannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan bahwa kegiatan HLM TPID 2026 merupakan agenda rutin pemerintah daerah.
Namun demikian, menurutnya pengendalian inflasi dan pengamanan ketersediaan bahan pokok bukanlah tugas yang ringan.
“Ini kegiatan yang selalu rutin kita lakukan, tetapi bukan tugas yang ringan. Pengamanan sembako menjadi sangat penting, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tantangan pengendalian inflasi saat ini tidak hanya dipengaruhi kondisi nasional, tetapi juga situasi geopolitik global yang turut berdampak hingga ke daerah.
“Di tengah kondisi saat ini, tidak hanya kondisi nasional, tetapi juga kondisi geopolitik yang berimbas sampai ke daerah. Ini menuntut kita semua untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Bupati Anom.Widiyantoro .
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ada, tingkat inflasi pada awal tahun 2026 di Kabupaten Pemalang tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak.
“Ini memerlukan kerja sama, kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan instansi vertikal terkait. Hal ini tidak bisa ditawar lagi dan menjadi tugas kita semua sebagai pelayan masyarakat untuk melaksanakannya dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya .
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemalang Agung Eko Widodo dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan HLM TPID bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam memberikan informasi pasar serta menjaga keseimbangan antara ketersediaan, distribusi, dan kebutuhan bahan pokok penting masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan kelancaran transportasi masyarakat serta menjaga stabilitas inflasi di Kabupaten Pemalang menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta situasi yang kondusif, aman dan tertib selama bulan Ramadan dan Idulfitri, serta terjalinnya koordinasi antarinstansi dalam menyusun strategi pengendalian inflasi di Kabupaten Pemalang,” kata Agung Eko Widodo Kepala Bagian Perekonomian Sekda Pemalang .
Beberapa narasumber dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pemalang antara lain :
* Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Rina Idawani pada kesempatan ini memaparkan materi penguatan pengawasan hukum terhadap bahan pokok dan barang penting (bapokting).
* Kasdim 0711/Pemalang Mayor Kav Agus Solichin juga memaparkan peran TNI dalam mendukung stabilitas wilayah, pengamanan negara serta kelancaran distribusi logistik menjelang Idulfitri 2026.
* Kabag SDM Polres Pemalang AKP Argimas Megandini memaparkan strategi kesiapan Satgas Polri dalam pengamanan kamtibmas serta kelancaran distribusi menjelang arus mudik Lebaran.
Ada juga paparan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala menyampaikan strategi pengendalian inflasi,
Kemudian disusul pemaparan dari SPM Pertamina Tegal Reva Fitri memaparkan kecukupan BBM dan elpiji bersubsidi 3 kilogram,
Bulog Tegal melalui Wijaya menyampaikan kondisi ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Pemalang,
Serta Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Pemalang Rosi Kartika Dewi yang memaparkan perkembangan harga serta stok barang kebutuhan pokok di daerah tersebut. ( Ramsus )
