SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 7 / 2 / 2026 )

Pesta Siaga Kwarcab Pemalang Tahun 2026 digelar di SLBN 1 Jalan Cipto Mangun Kusumo Kabupaten Pemalang Jawa Tengah pada hari Sabtu 7 Februari 2026 .

Dihadiri oleh : Bupati Pemalang Anom Widiyantoro , didampingi dr.Noor Faizah Mainofie Ketua Tim Penggerak PKK Pemalang , Wakil Bupati Pemalang Nurkholes dan Kak Sukarso Ketua Kwarcab Kabupaten Pemalang , segenap Kak Kwarran ( camat ) se Kabupaten Pemalang dan segenap pengurus masing – masing tingkat kecamatan ,

Peserta Pesta Siaga Tingkat Kwarcab Pemalang 2026 .

Termasuk pramuka putra- putri dari SDN 02 Padek Ulujami Pemalang yang menampilkan tarian Buto Rubuh .

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kakak Kariji , S.Pd.dan kakak Umi Hayati, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah SDN 02 Padek Ulujami Pemalang saat diwawancarai .

Kak Kariji mengatakan ” kita dari Pramuka SDN 02 Padek Ulujami Pemalang pada hari ini mengikuti kegiatan Pesta Siaga Kwarcab Pemalang 2026 ,

Dari kami menampilkan Tarian Buto Rubuh ,yang menceritakan tentang sifat Buto ( raksasa ) seperti yang pernah kita dengar , atau sudah kita ketahui bersama dalam cerita pewayangan ada Buto Cakil ” kata Kariji.

” Buto Cakil memiliki sifat yang suka emosi , kalau berkata ceplas – ceplos ( tidak tertata , tidak unggah – ungguh ) pendirangan ( tidak bisa anteng ) , suka menghasut / memprovokasi , suka berkelahi , memperlakukan orang seenaknya ( semu sifat jelek dan merugikan orang ) ” jelasnya .

Dilanjutkan lagi Kak Kariji menjelaskan ada sifat baik pada sifat Buto Cakil , antara lain :
* Punya semangat tinggi
* Setia dan patuh pada pimpinannya
* Kalau diperintah pasti diterima dan dilaksanakan tanpa bisa memilah perintah itu baik ataupun merugikan orang .

” Dengan wujud yang jelek dari Buto Cakil ( ataupun buto- buto lainnya ) selalu energik atau lincah , berwatak keras , atau bisa diartikan kemunculan Buto Cakil bisa menimbulkan ke angkaramurkaan ” ujarnya .

Kak Umi Hayati juga menerangkan ” akhir cerita dari Tarian Buto Rubuh yakni ada gerakan ” semua Buto jatuh ” lah dalam hal ini kami mengedukasi ke semua saja bahwa walaupun dari mahluk yang jelek rupanya , menyeramkan , sering membuat petaka masih tetap mempunyai sifat yang bagus yaitu :
* Punya semangat tinggi dalam hidup
* Patuh pada pimpinan , orang yang dianggap tua

Lah ini 2 sifat inilah yang bisa ambil dan diterapkan dalam kehidupan kita , kedua sifat tersebut juga masuk dalam nilai Pramuka utamanya dalam Dasa Darma Pramuka ” terangnya .

Kemudian dilanjutkan keterangan dari Kak Kariji .

” Alhamdulillah dari penampilan tarian Buto Rubuh begitu selesai mendapatkan perhatian , applause banyak dari yang menonton kami sangat senang dan bangga ” ucapnya.

Kak Umi juga memberikan pesan kepada semua Pramuka Putra- Putri yang merupakan siswa- siswi didiknya ” jangan meniru sifat Buto ( raksasa ) yang bersifat tamak , ingin menang sendiri dan sifat buruk lainnya karena tidak sesuai yang ada dalam nilai Pancasila dan Dwi Darma Pramuka. ,

Serta bagaimanapun segala perbuatan angkara murka akan kalah ( rubuh ) seperti yang diceritakan dalam tarian Buto Rubuh ” pesan Kak Umi.

” Harapan kami semoga di Pesta Siaga Kwarcab Pemalang 2026 Pramuka putra – putri kami bisa mewakili Pramuka Pemalang maju ke Tingkat Provinsi ” tutup kata Kak Umi. (Ramsus)