SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 29 / 12 / 2025 )
Pasca kejadian kebakaran di Pasar Pagi Pemalang beberapa hari yang lalu dan juga pihak Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Pemalang memberikan bantuan kepada para pedagang yang lapaknya terbakar .
Fera Joko.S. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan ( Diskoperindag ) Pemalang meninjau lokasi pada hari Senin, 29 Desember 2025
Mewakili pihak Pemkab Pemalang dirinya memberikan penjelasan kepada beberapa awak media yang mengkonfirmasi ” Pemkab segera bangun Lapak Darurat Pasar Pagi Pemalang serta proses pembersihan puing kebakaran ditargetkan selesai paling cepat 3 Hari ” kata Fera Joko.S.
“LAPAK DARURAT Pemkab Pemalang akan secepatnya bangun lapak darurat untuk pedagang Pasar Pagi Pemalang yang terdampak musibah kebakaran ,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang segera membangun lapak darurat untuk pedagang Pasar Pagi Pemalang yang terbakar pada Selasa 23 Desember 2025 lalu ” jelasnya .
Adapun keterangan lainnya dari
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). Fera Joko Susanto menyatakan, lapak darurat pedagan Pasar Pagi Pemalang, akan mulai dibangung setelah pembersihan puing-puing sisa kebakaran selesai.
Dia menargetkan, pembersihan puing-puing kebakaran Pasar Pagi Pemalang selesai 3 hari mendatang. Adapun pembersihan mulai dilakukan, Minggu, 28 Desember 2025.
“Proses pembongkaran dan pembersihan puing-puing bangunan mulai dilakukan Minggu, 28 Desember 2025. Pembersihan lokasi dapat selesai dalam waktu sekitar tiga hari,” tegasnya .
Usai meninjau proses pembersihan puing kebakaran, didampingi Sekretaris Dinas Eko Daryanto dan Kepala Pasar Khoiridianton.
Penyebab kebakaran terus didalami
kronologi kebakaran Pasar Pagi Pemalang, diduga api berasal dari korsleting arus listrik
pembangunan Lapak Darurat Pasar Pagi Pemalang.
Menurutnya, setelah lokasi bersih, Pemkab Pemalang akan langsung melakukan pembangunan pasar darurat. Dia memperkirakan proses pembangunan lapak darurat memakan waktu sekitar 10 hari.
Dengan demikian, total waktu yang diperlukan sejak pembersihan hingga lapak darurat siap digunakan berkisar antara 13 hingga 14 hari.
“Kemungkinan dari mulai hari ini (Miggu, red) sampai sekitar 15 hari ke depan, karena pembersihan membutuhkan tiga sampai empat hari dan pembangunannya sekitar 10 hari,” bebernya.
Fera Joko.S. menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersabar serta mendukung upaya pemulihan yang dilakukan Pemkab.
Menurutnya, peristiwa kebakaran merupakan musibah bersama yang membutuhkan dukungan semua pihak.
“Ini adalah musibah bersama, baik bagi pedagang yang terdampak langsung maupun bagi kami dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mari kita samakan persepsi dan saling mendukung,” ajaknya.
Layout Pasar Darurat
Lebih lanjut Fera mengungkapkan, Pemkab Pemalang telah menyalurkan bantuan sosial kepada para pedagang terdampak.
Selain itu, penempatan lapak darurat nantinya akan disesuaikan dengan landscape dan layout pasar sebelumnya.
Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi, terdapat 62 pedagang terdampak, namun dua pedagang mengundurkan diri karena dagangannya tidak terbakar, sehingga total pedagang terdampak berjumlah 60 orang.
Pemkab Pemalang berkomitmen untuk memulihkan aktivitas jual beli di Pasar Pagi Pemalang secepat mungkin.
“Perintah Bupati Pemalang adalah melakukan upaya cepat pemulihan aktivitas jual beli di Pasar Pagi Pemalang, khususnya pada lapak-lapak yang terdampak,” pungkasnya.
(Ramsus)
