SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah
Minggu, 28 Desember
Puluhan Pedagang Pasar Pagi Pemalang mendapatkan perhatian setelah kejadian kebakaran tempo hari termasuk perhatian dari
Ketua Kadin dan Pengurus DPD PAMDI Sambangi Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Pemalang.
Ketua Kadin dan Pengurus DPD PAMDI Sambangi Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Pemalang rasa kepedulian terhadap pelaku ekonomi rakyat ditunjukkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) melalui aksi nyata dengan menyambangi para pedagang Pasar Pagi Pemalang yang menjadi korban kebakaran kios.
Melalui kegiatan penggalangan dana yang melibatkan jajaran Kadin dan Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPC PAMDI) Kabupaten Pemalang, Kadin hadir langsung memberikan dukungan moril kepada pedagang yang terdampak musibah tersebut.
Kunjungan yang dilaksanakan pada Minggu (28/12/2025) itu menyasar Paguyuban Pedagang Kaki Lima MAWAR 01 Pasar Pagi Pemalang, yang kios dan lapaknya hangus terbakar beberapa hari lalu.
Kehadiran Ketua Kadin beserta jajaran pengurus disambut perwakilan paguyuban pedagang sebagai simbol empati dan solidaritas terhadap sesama pelaku usaha kecil yang tengah menghadapi masa sulit.
Dalam kesempatan tersebut, Kadin menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menghanguskan kios milik pedagang Pasar Pagi Pemalang beserta sejumlah lapak pedagang lainnya. Peristiwa ini tidak hanya berdampak pada kerugian materi, tetapi juga mengganggu roda perekonomian pedagang kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pasar tradisional.
Ketua Kadin Kabupaten Pemalang, H. Aryo, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap pelaku ekonomi rakyat. Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian daerah dan menjadi ruang hidup bagi ribuan masyarakat kecil.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan semangat agar para pedagang tetap kuat dan dapat segera bangkit kembali. Musibah ini tentu berat, namun dengan kebersamaan dan kepedulian, kami berharap para pedagang bisa kembali menjalankan aktivitas usahanya,” ujar H. Aryo di sela kunjungan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam proses pemulihan pascakebakaran, mulai dari unsur pemerintah daerah, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar pemulihan ekonomi pedagang terdampak dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Kegiatan penggalangan dana yang dilakukan Kadin bersama DPC PAMDI Kabupaten Pemalang ini diharapkan dapat meringankan beban para pedagang korban kebakaran, sekaligus menjadi pemantik kepedulian dari elemen lain untuk turut membantu proses pemulihan.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Pemalang, Abdul Latif, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan Kadin. Ia menilai kehadiran langsung pimpinan dan pengurus Kadin di tengah pedagang menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para korban kebakaran.
“Kami mengucapkan terima kasih atas empati dan kepedulian Kadin. Dukungan moril ini sangat berarti bagi kami yang sedang berusaha bangkit. Kami berharap ke depan ada pendampingan dan bantuan lanjutan agar para pedagang bisa kembali beraktivitas seperti sediakala,” ungkap Abdul Latif.
Menurutnya, kebakaran yang terjadi tidak hanya merusak kios dan lapak, tetapi juga memutus mata pencaharian pedagang dalam waktu tertentu. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar aktivitas ekonomi di Pasar Pagi Pemalang dapat segera pulih.
Kunjungan dan penggalangan dana ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara Kadin dan komunitas pedagang pasar, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap pemulihan ekonomi rakyat kecil yang terdampak bencana kebakaran.
“Semoga tingkat ekonomi dan kesejahteraan para pedagang cepat membaik.” pungkas kata H.Aryo .
(Ramsus)
