SINDONEWSjateng.Com | Pemalang, Jawa Tengah – 9 April 2026

Momentum Idulfitri yang identik dengan tradisi Halal Bihalal kembali dimanfaatkan umat Muslim untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Tradisi ini tidak hanya berlangsung di lingkungan pemerintahan, tetapi juga hidup di tengah masyarakat hingga tingkat kelurahan dan lingkungan warga.

Hal tersebut tampak dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Jam’iyah Yasin dan Tahlil Kliwon Al-Mutaqin, yang berlokasi di wilayah perbatasan Kelurahan Kebondalem dan Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB ini digelar di kediaman Maulana Hanudi, Gang Mulyodalam VIII, Mulyoharjo, yang berada di belakang Kantor Polsek Pemalang dan depan Kantor BPBD Pemalang.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Jam’iyah Yasin dan Tahlil Kliwon Al-Mutaqin, Ali Bustomi beserta jajaran pengurus, Ustaz Marjo, Ustaz Solehudin sebagai penceramah, tuan rumah Maulana Hanudi beserta keluarga, serta puluhan warga dari Kelurahan Kebondalem dan Mulyoharjo.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan sholawat nabi dan lagu-lagu Islami, dilanjutkan dengan doa pembuka serta sambutan dari Ketua Jam’iyah. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh Ustaz Marjo.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Solehudin menyampaikan pentingnya menjaga persaudaraan sesama umat Muslim serta makna mendalam dari tradisi Halal Bihalal.

“Kita sebagai umat Muslim memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan ukhuwah Islamiyah. Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momen untuk saling memaafkan dan membersihkan diri dari dosa, khususnya di bulan Syawal,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman antarwarga sebagai simbol saling memaafkan, yang diiringi lantunan sholawat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan tetap terjaga kuat di tengah kehidupan masyarakat.

Penulis: Susmono (Ramsus)