SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 11 / 2 / 2026 )
Kesehatan sangat dibutuhkan bagi semua saja mahluk hidup yang ada dibumi apalagi bagi kaum muslimin – muslimimah yang menjadi tamu Allah dan akan menjalankan ibadah haji .
Sudah pasti fisik mereka semua harus sehat dan kuat maja dari itu pada petugas yang ikut mengawal ratusan jamaah calon haji dan hajah dari wilayah Kabupaten Pemalang ada petugas kesehatan dan diambil dari Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Pemalang .
Wiji.M. Kepala Dinas Kesehatan Pemalang tidak hadir dalam acara Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten / Kota dan Kecamatan 1447 H / 2026 Masehi bertempat di Gedung Darma Wanita Pemalang .
Dokter Hani mewakilinya pada moment tersebut Dinkes Pemalang memberikan paparan edukasi kesehatan bagi jemaah calon haji dan hajah yang berasal dari Pemalang .
Pada sesi pemberian paparan dari masing-masing masing nata sumber dr.Hani mengatakan ” kebugaran tubuh , kesehatan badan para jemaah calon haji dan hajah dari Pemalang tentu saja harus kami perhatikan ,
Harus kami pastikan kesehatan mereka bagus dengan cara kita selalu melakukan pengecekan kesehatan secara berkala , setiap jam , setiap hari atau dengan ketentuan pagi- siang – sore – malam ” kata dr.Hani.
” Dikarenakan persyaratan yang vital dari jemaah calon haji dan hajah yang boleh melaksanakan ibadah bukan cuma karena sudah siap mental , siap uang juga akan tetapi menurut kami kesehatan yang utama ‘ jelasnya .
Kami akan terus melakukan pengecekan kesehatan untuk memastikan mereka semua sehat tidak mempunyai penyakit akibat usia tua , penyakit menular dan juga penyakit yang bisa sangat mengganggu ibadah haji ‘tegas dokter Hani.
Diterangkannya lagi pada tahun 2026 ada pengetatan dalam bidang kesehatan bagi semua jemaah calon haji dan hajah diseluruh Indonesia atau dengan istilah ” Health First ” Sehat Dulu Baru Berangkat Ibadah Haji .
Pengecekan – pengecekan kami kepada semua tamu Allah , antara lain :
* Pengecekan Tensi Darah
* Pengecekan kadar gula dan lan- lain .
Ini dasarnya dari Peraturan Menteri Agama RI dan Peraturan Menteri Kesehatan RI mengenai jemaah calon haji .
” Dan kalau tidak memungkinkan dari hasil tes kami terhadap panjenengan semua tentang kesehatan maka keberangkatan ibadah haji akan ditunda atau bisa dengan istilah kami tingkat penyakit dan kondisi medis tidak Istito’ ah dari tim kesehatan akan mengecek kesehatan mulai dari tubuh bagian luar dan organ – organ dalam sekaligus tentang kehamilan pada jemaah calon hajah, jangan berharap bagi jemaah calon hajah dapat melahirkan disana pasti akan akan dipulangkan ke Indonesia ” terang dokter Hani.
(Ramsus)
