SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah Minggu, 11 Januari 2026

Anom Widiyantoro Bupati Pemalang berikan perhatian kepada masyarakat baik dari Pemalang ataupun dari kabupaten lainnya dan juga provinsi yang ada di Indonesia terutama yang lagi kesusahan / tertimpa bencana .

Bupati Pemalang menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti penyerahan bantuan kepada masyarakat tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial saja , tetapi harus dijadikan agenda rutin untuk membantu warga yang kurang mampu.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Tasyakuran KADIN Kabupaten Pemalang dan PAMDI DPC Kabupaten Pemalang sekaligus penyerahan bantuan bagi korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang, di wilayah Kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang pada hari Minggu 10 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Anom hadir didampingi Ketua KADIN Pemalang Suwaryo beserta jajaran, OPD terkait, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang dr Noor Faizah Maenofie.

Anom Widiyantoro mengatakan ” berdasarkan hasil kunjungannya ke beberapa wilayah di Kabupaten Pemalang, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kondisi kekurangan,

Oleh karena itu, kepedulian sosial harus terus digerakkan secara berkelanjutan ” kata Bupati Pemalang .

Dilanjutkannya , kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi andalan seremonial saja, tetapi harus menjadi agenda rutin bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena masih banyak yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita,” tegas Bupati Pemalang Anom Widiyantoro .

Dirinya juga mengajak seluruh kepala OPD untuk bersama-sama bergerak, berkolaborasi, dan bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kami bergerak, dan saya mengajak kepada kepala OPD untuk kolaborasi dan bersinergi. Masih banyak masalah sosial kita, masih banyak permasalahan masyarakat kita, dan banyak hal yang harus kita benahi ke depannya,” jelasnya.

Menurut Anom Widiyantoro kegiatan sosial seharusnya tidak hanya dilakukan saat terjadi musibah, tetapi menjadi wujud kepedulian yang tulus dengan semangat gotong royong dan tepo sliro kepada sesama.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya karena ada musibah, tetapi karena ketulusan dan semangat gotong royong kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Pemalang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, KADIN, PAMDI, dan unsur masyarakat lainnya agar memiliki pemahaman, tujuan, dan langkah yang sejalan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami, kita selalu berkolaborasi antara KADIN, PAMDI, unsur masyarakat, dan pemerintah. Ini semua memerlukan motor penggerak agar kita memiliki pemahaman yang sama, frekuensi yang sama, dan tujuan yang sama untuk kemanfaatan masyarakat,” ungkap Anom.

Sementara itu, Ketua KADIN Pemalang dan PAMDI, Suwaryo mengatakan ” kegiatan tasyakuran ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial KADIN kepada masyarakat,

Malam ini KADIN mengadakan tasyakuran dan penyerahan bantuan. Semoga dapat bermanfaat di bidang sosial, perekonomian, dan ikut mengurangi angka pengangguran,” kata Suwaryo.

Ketua Panitia penyelenggara kegiatanini, Ali Hamasko, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi. Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul sebesar Rp 21.650.000 telah diwujudkan dalam bentuk paket sembako.

Ali Hamasko menerangkan” Alhamdulillah, dana yang terkumpul kami ubah menjadi bantuan berupa 1 ton beras premium, 1 kwintal gula pasir, dan 100 liter minyak goreng untuk disalurkan kepada para korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang,

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin guna memperkuat kepedulian sosial serta membantu meringankan beban warga yang tertimpa musibah ” pungkas kata Ali ,H.

(Ramsus)