Sindonewsjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 29 / 11 / 2025 )
Mungkin kita pernah mendengar ada istilah ” generasi muda bisa menjadi tumpuan kemajuan suatu bangsa ” dan ada juga kalimat bijaksana yang diucapkan sang Proklamator Indonesia ” beti saya 10 pemuda saya bisa goncangkan dunia ” .
Nah dari pepatah , kalimat bijaksana yang pernah kita dengar tersebut ini bisa kita ambil edukasi bahwa pergerakan pemuda sangat berpengaruh besar
Organisasi Pemuda Pancasila yang merupakan wadah dari putra- putri Indonesia ( pemuda- pemudi bangsa ) yangbsudah ada di 34 provinsi di Nusantara .
Termasuk di wilayah Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Musyawarah Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa ( SAPMA ) Pemuda Pancasila pada hari Sabtu 29 November 2025 bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja di lingkungan kantor Pemerintah Daerah ( Pemda ) Kabupaten Pemalang .
Adapun temanya ” Gerakan Kepemudaan
Bangkit, Siap Gelorakan dan Menjadi Barometer Gerakan Kepemudaan di Provinsi Jawa Tengah “.
Musyawarah (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang digelar penuh semangat dan antusias bagi semua pelajar , mahasiswa yang ada diseluruh penjuru arah angin .
Sekaligus dari semua yang hadir di Sasana Bhakti Praja, agenda ini bisa dibilang penting dikarenakan menjadi momentum kebangkitan SAPMA setelah sekian lama tidak aktif ( vacuum ) .
Sekaligus ajang konsolidasi kader muda untuk memperkuat barisan ideologis serta kepemimpinan di tingkat pelajar dan mahasiswa.
Acara tersebut dihadiri para tokoh penting, di antaranya Ketua MPC Pemuda Pancasila Pemalang yang juga Wakil Ketua DPRD Pemalang, H. Aris Ismail; Kepala Kesbangpol Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo; Ketua SAPMA PP Jawa Tengah, Bagus Pujianto Raharjo; Ketua SC 234 Pemalang, Yogo Darminto; Ketua KNPI Pemalang, Ishak; jajaran MPC PP Pemalang, serta ratusan kader SAPMA dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.
Ketua SAPMA PP Jawa Tengah, Bagus Pujianto Raharjo, menegaskan bahwa SAPMA Pemalang harus bangkit dan mengambil peran strategis dalam dinamika gerakan kepemudaan.
“Pemalang harus menjadi barometer gerakan SAPMA di Jawa Tengah. Kaderisasi jangan hanya berhenti di forum musyawarah ini,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa SAPMA harus aktif hadir di sekolah, kampus, dan masyarakat sebagai agen perubahan.
“Kader SAPMA adalah wajah masa depan Pemuda Pancasila. Tampil berani, terdidik, dan berintegritas adalah identitas kader muda PP yang sesungguhnya,” ujarnya.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, H. Aris Ismail, turut memberikan penegasan pentingnya peran SAPMA bagi regenerasi organisasi.
“Saya bangga SAPMA Pemalang bangkit lagi. Kalian adalah masa depan Pemuda Pancasila. SAPMA harus mampu memerangi kebodohan, kemiskinan, dan menjaga stabilitas daerah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan organisasi pelajar dan mahasiswa sebagai strategi pembentukan karakter pemimpin berjiwa Pancasila.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Pemalang, Bagus Sutopo, mengapresiasi bangkitnya SAPMA dan peran Pemuda Pancasila dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Ketika isu ‘Indonesia Gelap’ muncul, Pemuda Pancasila tampil sebagai PAM Swakarsa. Pemalang tetap aman. Ini hasil sinergi yang harus terus diperkuat,” ujarnya.
Menurutnya, Pemalang masih memiliki pekerjaan besar dalam pembangunan daerah, sehingga energi dan keterlibatan pemuda sangat dibutuhkan.
Musyawarah SAPMA Pemalang 2025 ini diharapkan melahirkan kepengurusan baru yang solid, visioner, dan mampu membawa SAPMA menjadi kekuatan strategis di daerah. Momentum ini juga menandai babak baru gerakan kepemudaan di Pemalang, dengan sinergi kuat antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah.
(Ramsus)
