SINDONEWSjateng.com, Jakarta – Indonesia ( 21 / 1 / 2026 )
Perhatian dan keseriusan Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal pendidikan dengan menganggarkan dana Rp.757 Trilliun kepada Abdul Mu’ ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ( Mendikdasmen ) RI .
Tampaknya kabar tersebut sudah menjadi perbincangan hangat dikalangan anggota DPR dan para kalangan DPR tersebut.
Mengingatkan , atau memberikan nasehat perihal kesejahteraan guru di seluruh Indonesia.
Dan salah satunya Muhammad Nur Purnamasidi Anggota Komisi X DPR Fraksi Golkar .
Dirinya menegaskan , masih terdapat 3 persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian serius Kemendikdasmen RI .
Adapun persoalan – persoalannya yakni :
* Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan diseluruh Indonesia
* Peningkatan kompetensi pendidik agar selaras dengan tuntutan kwalitas pembelajaran mengikuti perkembangan zaman
* Kesejahteraan bagi tenaga pendidik diseluruh negeri .
Muhammad Nur Purnamasidi memberikan komentar ” persoalan – persoalan dalam hal pendidikan semuanya bisa terselesaikan ,
Jika memang benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan ” ujar Anggota Komisi X DPR Fraksi Golkar .
Komentar tersebut diucapkan pada hari Rabu ( 21 /1 / 2026 ) pada acara Rapat Bersama Mendikdasmen RI Abdul Mu’ ti di Gedung DPR Senayan , Jakarta .
” Sangat penting dukungan data dan perhitungan yang akurat dari Pemerintah kepada Komisi X DPR ,
Itu kebutuhan yang sangat mendesak antara lain perhitungan angka ideal kesejahteraan tenaga pendidik dari jenjang pendidikan TK , SD , SMP , SMA atau yang sederajat dan juga angka ideal satuan biaya Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) ” jelasnya .
Pada acara tersebut Purnamasidi kami perlu didukung dengan data yang jelas , berapa angka ideal untuk kesejahteraan guru dari tingkatan TK hingga SMA dan berapa satuan biaya BOS yang benar – benar sesuai kebutuhan sekolah ini sangat penting sebagai dasar rekomendasi dalam pembahasan Amandemen Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional yang sedang berjalan .
” Anggaran pendidikan adalah mandat konstitusi dan harus benar-benar diprioritaskan untuk pendidikan, bukan untuk kepentingan lain,” ucap Purnamasidi. Sementara itu, dia mengapresiasi kinerja Kemendikdasmen selama satu tahun terakhir. Purnamasidi melihat berbagai kebijakan yang dijalankan telah menunjukkan capaian positif dalam merespons persoalan pendidikan nasional. “Kami mengapresiasi kinerja Kemendikdasmen selama satu tahun ini. Kebijakan yang disampaikan hari ini terlihat mampu menjawab banyak persoalan pendidikan yang selama ini dirasakan masyarakat,” imbuhnya. (Ramsus)
