SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 16 / 2 / 2026 )

Bencana banjir bisa
Mengkhawatirkan bagi keselamatan jiwa masyarakat dan bisa merugikan dalam bentuk material bagi seluruh elemen masyarakat di seluruh wilayah kecamatan , desa, kelurahan yang ada diwilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang .

Membuat aktifis yang ada di Pemalang berikan suara .

Sobari Sekretaris LSM Gerakan Jalan Lurus ( GJL ) DPC Pemalang mewakili Prihatnowo , SH.Ketua LSM GJL Pemalang berikan suara .

Sobari berkata ” terus terang saja dari awal peristiwa bencana banjir yang menimpa di Pemalang sudah hampir 4 bulan terhitung dari sekarang dibulan Februari 2026.

Dan pagi ini Senin 16 Februari 2026 sudah beredar , viral juga video Pertigaan Lampu Merah Blandong Comal Pemalang Banjir ” kata Sobari .

” Kita menyoroti dari kaca mata para pedagang , tukang parkir ataupun elemen masyarakat yang mengais rezeki disekitar zona tersebut sekaligus mereka juga menggantungkan perolehan rezeki ditempat itu ,

Bagaimana nasib mereka dalam memperoleh rezeki untuk memberi nafkah anak dan istri mereka ( keluarga mereka) itu perlu kita pikirkan bersama terutama dalam hal segi sosial sesama putra daerah ” jelasnya .

Ada juga komentar dari Suharjo, MK Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia ( SPTI ) DPC Pemalang .

Dirinya berikan komentar ” dari kami lebih menyoroti tentang elemen masyarakat di Blandong Comal Kabupaten Pemalang banyak dari pengurus , anggota Ojek Tradisional yang masuk di SPTI DPC Pemalang serta mengirimkan video tersebut ke kami sekaligus mengeluh tentang pendapatan mereka , nasib mereka ” kata Suharjo, MK

Pesan kami ” kepada seluruh pejabat , pimpinan , jajaran dari Pemerintah Kabupaten Pemalang , BPBD Kabupaten Pemalang ataupun kedinasan , kelembagaan yang lainnya tolong diperhatikan karena mereka adalah saudara kita sama-sama sama masyarakat Pemalang ” pesan Ketua SPTI Pemalang .

“Harapan saya dan seluruh pengurus SPTI DPC Pemalang agar kedepannya kita umat muslim – muslimah di Pemalang melaksanakan puasa Ramadan dan nanti merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 Masehi tidak merayakannya tidak dalam kondisi bencana banjir ” tutup kata Suharjo .MK.

(Ramsus)