SINDONEWSjateng.com, Jakarta – Indonesia ( 12 / 1 / 2026 )
Baru – baru ini menjadi perbincangan hangat dari semua dikalangan di wilayah pemerintah pusat sampai ke wilayah pemerintah Jawa Tengah kabar adanya rencana pemerintah di Negara Kesatuan Republik Indonesia memberi Makan Bergizi Gratis ( MBG ) kepada masyarakat kaum lansia.
Dan tampaknya di wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah berjalan beberapa hari lalu ,
Berdasarkan informasi dari link resmi Kementerian Sosial RI dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah .
Dalam mekanismenya pemberian MBG kepada kaum lansia telah melalui standarisasi yang benar dan juga telah memiliki petunjuk teknis (juknis) yang jelas,
Detail dan penuh kehati-hatian. Pasalnya, pemenuhan menu gizi dan pola makan lansia lebih kompleks dibandingkan target penerima MBG lainnya.
Pendiri lembaga kajian Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI) Diah Satyani Saminarsih berkata ” tata kelola MBG yang bermasalah untuk lansia akan meningkatkan aspek kerentanan karena kondisi kesehatan yang cenderung menurun serta adanya penyakit tidak menular ” kata Diah .
“Risiko yang dialami bukan hanya keracunan, melainkan juga meningkatkan risiko kesehatan yang dapat berimbas pada komplikasi penyakit ” ujar Diah .
Associate Professor Monash University Indonesia bidang Kesehatan Publik, Grace Wangge menyebut ada beberapa aspek penting dalam pemberian MBG pada lansia.
“Pertama dari segi tekstur dan rasa, lalu kandungan yang padat gizi. Kemudian makanan bersih dan higienis, peran caregiver memberikan MBG, serta bagaimana monitoringnya,” kata Grace.
“Lansia tidak seragam. Masing-masing punya masalah kesehatan dan fungsional yang berbeda-beda. Jadi tak bisa setiap lansia itu makanan dan caranya yang sama,” ujarnya.
Ahli gizi menyiapkan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Grace juga menjelaskan , pada distribusi MBG ,
menyajikan menu masakan nusantara dan menu lokal dengan kandungan gizi yang seimbang disesuaikan dengan aturan kesehatan pada kaum lansia .
Penyiapan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa disajikan dan dinilai tepat .
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau disapa Gus Ipul bilang pemerintah akan memberikan MBG untuk lebih dari 100.000 lansia berusia di atas 75 tahun dan 36.000 penyandang disabilitas pada 2026.
Selain memberikan paket makanan senilai Rp15.000 per porsi itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga menyediakan pengasuh (caregiver) untuk merawat para lansia.
“Pemerintah Kota Semarang menyalurkan bantuan sebanyak 400 paket sembako kepada nelayan yang sudah tergolong lansia, langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya meringankan beban kebutuhan sehari-hari para lansia yang berprofesi sebagai nelayan dikarenakan tidak bisa melakukan aktivitas melaut dampak dari cuaca ekstrem musim baratan yang mengakibatkan gelombang ombak laut menjadi tinggi” jelas Menteri Sosial RI .
(Ramsus)
