SINDONEWSjateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 15 / 1 / 2026 )
Puluhan elemen masyarakat baik dari organisasi profesi , dan juga organisasi masyarakat di wilayah Kabupaten Pemalang Jawa Tengah berkumpul di salah satu ruangan Bappeda Pemalang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman dekat Markas Polisi Resort Pemalang .
Kedatangan mereka untuk mengikuti acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pemalang Tahun 2027 pada pukul : 09 : 00 WIB.
Hadir pada acara , antara lain :
* Yusmanto Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah beserta jajaran
* Nurkholes Wakil Bupati Pemalang
* Moh.Sidik Kepala Bappeda Kabupaten Pemalang
* Teguh Iman Kepala BPS Pemalang
* Pimpinan , perwakilan dari kedinasan terkait .
Prosesi ceremonial pada acara ini diawali menyanyikan lagu secara serentak , dilanjutkan do ‘ a pembuka .
Didepan sua yang hadir Wakil Bupati Pemalang memberikan kata sambutan sekaligus meresmikan acara .
Dalam kata sambutannya dirinya menyampaikan terimakasih kepada tamu undangan dan semua saja yang hadir .
” Kami dari Pemerintah Kabupaten Pemalang mengucapkan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan ,
Yang telah hadir dan dengan mengucapkan Bismillahhirohman Nirrohim acara saya resmikan dibuka ” kata Wakil Bupati Pemalang .
Dilanjutkan kata sambutan dari Kepada Bappeda Provinsi Jawa Tengah Yusmanto berkata ” kami dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah berdasarkan data dan melalui survey tentang pendidikan di wilayah Kabupaten Pemalang kami inginkan ada kenaikan nilai prosentase ” kata Yusmanto .
“Gencarkan Program.Paket A , Paket B dan Paket C dan tempat – tempat PKBM yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang mendidik dan membuat siswa- siswi supaya cerdas , nilai pendidikan yang bagus ,
Biar nantinya nilai IPM di Kabupaten Pemalang , bisa naik ” jelas Bappeda Provinsi Jawa Tengah .
Dirinya juga menerangkan tematik pada acara yakni , pariwisata berkelanjutan sebagai penopang utama ekonomi kreatif di tahun 2026 sampai 2027 akan dikembang lebih ,
Sehingga hasil UMKM makanan akan laku dikarenakan pariwisata dari Provinsi Jawa Tengah telah banyak mengetahui tentang Nanas Madu dari Pemalang serta semua hasil olahan bahan dasar Nanas Madu .
“Program 2028 Hilirisasi Program Pangan keinginan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Pemalang bisa terus mengembangkan olahan UMKM selain Nanas Madu ,
Supaya bisa dijual di sekitar City Walk bil contoh Selai Nanas , Kopi asli dari Pemalang dan lainnnya tentu saja dengan bantuan para pegiat medsos , wartawan terus mengekpos agar Nanas Madu , bisa terus bergeming tetap menjadi icon di Pemalang ” ujar Yusmanto .
Ditambahkannya , kita semua bisa menoleh sedikit ke Yogyakarta yang sudah trending menjadi tempat pariwisata nomer satu di Indonesia ,
Program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ditahun 1000 Desa Wisata atau minimalnya 400 Desa Wisata , ini juga bisa menjadi peluang bagi generasi muda ( gen Z ) yang ada di Pemalang dan juga di wilayah kabupaten lainnya yang tergolong influencer, you tuber , serta awak media membantu Bappeda , Pemerintah Desa mempromosikan lewat medsos ” pesannya .
Harapannya ” pariwisata di Pemerintah Kabupaten Pemalang bisa berkembang dan otomatis semua hasil – hasil produk dari para pegiat UMKM lokal bisa terbantu ekonomi mereka ” pungkas kata Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah . (Ramsus)
