SindoNewsJateng.com, Pemalang – Jawa Tengah ( 14 ,/ 03 / 2026 )
Ratusan warga Pemalang dari berbagai lapisan ekonomi , dari berbagai desa , kelurahan , kecamatan terlihat memadati Pendopo Kabupaten Pemalang pada hari Sabtu 14 Maret 2026 .
Kaum lansia , anak – anak yatim dan piatu juga hadir untuk menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang yang secara simbolik diwakili oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro .

Bukan cuma itu saja berbarengan juga adanya acara Pasar Murah Kabupaten Pemalang jelang Idul Fitri 1447 H / 2026 M .
Hadir pula pada kesempatan ini , antara lain :
* Nurkholes Wakil Bupati Pemalang
* Hj Amiroh Wakil Kepala Badan Amal Zakat Nasional ( BAZNAS ) Pemalang
* Mumi ‘ nun Kepala Dinsos KBPP Pemalang
* Ahmad Helmi Sekretaris Dintanparik Pemalang
* Ika Dian Siswanti Kepala Diskominfo Pemalang
* Kepala BPJS Kabupaten Pemalang dan Kepala Dinas ( Kadin ) lainnya .
Pasar Murah Tahap V Pemerintah Kabupaten Pemalang yang berlokasi di halaman pendopo pemkab setempat berlangsung ramai. Warga antusias memadati pasar murah
yang menyasar masyarakat desil 1 dan desil 2 sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu kebutuhan pokok jelang Lebaran.

Acara Pasar Murah Tahap V tersebut dibuka Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditandai dengan penyerahan kupon dan paket sembako.
Adapun total yang disediakan kurang lebih 2400 paket dari Diskumdag dan dr.Noir Faizah Mainofie Ketua TP PKK Pemalang yang akan terbagi untuk 4 kelurahan yaitu :
* Warga Kelurahan Mulyoharjo,
* Kebondalem, Pelutan dan Sugihwaras.
Di sela- sela kunjungan ke stand pasar murah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengungkapkan jika pasar murah semacam ini bermanfaat untuk warga menjelang Idul Fitri 1447 H / 2026 M .
Sebelumnya Kepala Diskumdag Kabupaten Pemalang Rosi Kartika Dewi menjelaskan, pelaksanaan pasar murah yang terakhir dari 5 titik yang direncanakan ini dilaksanakan di area kota.
“Kita sediakan 2.450 paket dengan harapan, pasar murah dapat membantu masyarakat untuk mencukupi kebutuhannya, apalagi ini menjelang perayaan hari raya,” terang Rosi.
“Seperti disampaikan Bupati Anom, pasar murah mudah-mudahan bisa mengerem laju inflasi. Kita juga akan mengevaluasi pelaksanaannya termasuk pengaturannya, tapi yang lebih lagi adalah besarnya antusias masyarakat, jadi harapannya nanti bisa diperbanyak jumlah paket dan jumlah titik atau tempatnya,” tambah Rosi.
Salah satu warga dari Kelurahan Pelutan, Isem mengungkapkan dirinya sudah mendapatkan sembako dengan kupon penukarannya. Ia berharap kegiatan semacam ini harus terus dilakukan, dan diperbanyak lagi jumlah paketnya serta bisa diatur untuk antrian penukaran paketnya.
( Ramsus )
